Kutai Barat – Koperasi Sempekat Sempawat (KSS) yang bergerak di Bidang Simpan Pinjam di Kabupaten Kutai Barat  Provinsi Kalimantan  Timur, dan berkantor di Kompleks Bisnis Center Blok B 09, Kecamatan Barong Tongkok, menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dilaksanakan  di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kubar, Rabu (31/3/2021).

RAT Koperasi TB 2020 3

Kegiatan ini diikuti seluruh anggotanya perwakilan karena dilaksanakan pada masa Pandemi Covid-19, maka seluruh peserta yang hadir diwajibkan mengikuti prokes dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dan disiapkan berbagai souvenir antara lain hand sanitizer yang  dibagikan kepada seluruh peserta yang hadir. Hal ini bertujuan ikut mengkampanyekan masyarakat taat dan patuh Prokes untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kutai Barat, Bapak Solomon Sartono dalam sambutan yang bacakan oleh staf Bina Usaha Koperasi, Ibu Eka Warastinah memberikan apresiasi kepada Koperasi Sempekat Sempawat yang menjadi contoh bagi koperasi lainnya yang ada di Kutai Barat dalam memenuhi kewajibannya yaitu menyelenggarakan RAT.

RAT Koperasi TB 2020 3

Sementara itu Pengawas dan Pembina Koperasi Sempekat Sempawat juga memberi apresiasi kepada pengurus dan pengelola serta kepada seluruh anggota dimana bahu membahu dalam membangun usaha koperasi dengan tujuan sama yaitu menuju kesejahteraan bersama, dan mengharapkan kerja keras pengurus dan pengelola koperasi untuk terus membantu anggota baik itu segi pembiayaan maupun fasilitasi pemasaran produk serta pendampingan-pendampingan usaha anggota.

Salah satu anggota Koperasi Sempekat Sempawat (KSS), Bapak Menton, Warga Kampung Jelmuq Sibak, Kecamatan Bentian Besar merasa sangat bersyukur dengan adanya KSS ini,

“kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Koperasi Sempekat Sempawat ini, dulu kami hanya pengrajin dikampung yang tidak punya modal, begitu dapan modal pinjaman dari KSS ini kami berkembang dengan pesat dan pesanan kami semakin banyak” ujarnya.

Beliau menuturkan setelah bergabung dengan Koperasi Sempekat Sempawat, selain mendapat pinjaman modal usaha, juga mendapat pendampingan serta pelatihan dan juga membantu pemasaran produk kerajinan mereka, sekarang ini kerajinan rotannya sudah dipasarkan di Bandara Sepinggan Balikpapan, sangatta dan malinau (kaltara).

RAT Koperasi TB 2020 1

Sementara manejer KSS Masurung mengatakan, perkembangan koperasi selama pandemi covid-19 diakui menurun. Hal ini disebabkan usaha dari UMKM mitra banyak yang stagnan atau terhenti dan pembiayaan usaha di tahan (tidak dicairkan).

“Untuk pembiayaan tahun 2020, turun sekitar 70% dari tahun sebelumnya, walaupun mengalami penurunan disegi pembiayaan dan pendapatan, secara umum asset koperasi naik 3,13 persen, yaitu dari 2,72 Milliar naik menjadi 2,80 Milliar” ungkapnya.

Dan diakui, sisa hasil usaha (SHU) menurun dari tahun sebelumnya, tetapi masih mendapatkan keuntungan.

“jadi keuntungan bersih Koperasi Sempekat Sempawat diakhir Tahun 2020 sekitar Rp. 108 juta” ujarnya.

“Pemeriksaan Audit untuk standar akuntan keuangan Koperasi Sempekat Sempawat sudah sesuai dengan SAK-ETAP” tuturnya. (yt)