Untuk menambah varian tanaman di kebun KPPB Pamida, KPPB Pamida Berinisiatif untuk membudidayakan tanaman hidroponik, untuk itu pada hari selasa 10 januari 2017, dilaksanakan pembuatan demplot tanaman hidroponik yang bertempat di kebun KPPB Pamida di Mess PAMA Kinong,
all-pamidaBekerjasama dengan koramil Damai, sebagai sebagai instruktur Danramil pak Sutikno, mempraktekan cara membuat media tanaman hidroponik, yaitu, penyangga rak paralon yang terbuat dari kayu, rak paralon itu sendiri, yang di lubangi terlebih dahulu menggunakan bor khusus pipa paralon.
Pak Sutikno menambahkan “jarak antar lubang bervariasi tergantung jenis tanaman yang di tanam, untuk jenis sawi dan kangkung jarak antara lubang maksimal 20 cm, berbeda dengan seledri atau kembang kol jarak maksimal 30 cm karena daun yang melebar sehingga membutuhkan space yang lebih besar ”.

Tanaman hidroponik menjadi unggul bukan hanya di kalangan pebisnis tanaman dan sayuran tetapi juga dikalangan masyarakat yang hobi bercocok tanam terutama di daerah urban dan perkotaan.koramil-resize Beberapa tanaman hidroponik yang umum adalah sayur-sayuran seperti bak choy, brokoli, sawi, kailan, bayam, kangkung, tomat, bawang, bahkan strowbery, dll. Bagi kaum vegetarian dan masyarakt yang mengerti arti pentingny sayuran bagi tubuh, pemilihan tanaman hidroponik sangat penting karena sangat menyehatkan dan banyak manfaatnya.
Dengan menggunakan hidroponik, para petani akan dapat meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman yang dapat di lakukan dengan menggunakan lahan sempit di perkotaan. Untuk rak3-resizemenghasilkan produksi tanaman yang baik dan juga melimpah, para petani harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi kualitas dari tanaman yang salah satunya adalah tingkat kelembapan pada lokasi atau lainnya.
Tanaman yang menggunakan hidroponik dapat di tanam menggunakan pot atau wadah dengan menggunakan air atau bahan lainnya berupa kerikil, pecahan genteng pasir, pecahan batu ambang dan lain sebagainya sebagai media penanaman. Perlu di ketahui manfaat menggunakan media ini sangatlah besar seperti sebagai berikut :
• Tanaman lebih tahan dan kuat terhadap hama dan penyakit.
• Produksi tanaman lebih jauh lehih tinggi.
• Tanaman lebih cepat tumbuh dan berkembang.
• Pemupukan yang di gunakan lebih efektif dan efesien.
• Tanaman memberikan hasil yang kontinu.
• Lebih mudah dalam perawatan dan juga tidak membutuhkan tenag lebih besar.
• Dapat di lakukan di tempat yang luas dan terbatas.
• Tanaman dapat tumbuh degan baik meskipun tidak semestinya di tanam.
Keuntungan ini memberikan hasil yang lebih memuaskan bagi para petani,sehingga para petani tidak akan mendapatkan kerugian yang besar dalam penanam tanaman.